Parit Dibersihkan Saat Hujan, TNI dan Warga Percepat Surutnya Luapan Sungai di Jembatan Perintis Serasah

ACEH SINGKIL - Upaya menjaga kelancaran pembangunan Jembatan Perintis terus dilakukan personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama bantuan personel Yon TP 957/LU dan masyarakat di Desa, Minggu (4/10/2026).

Saat hujan mengguyur kawasan tersebut dan debit air sungai mengalami peningkatan, personel TNI bersama warga bergerak melaksanakan gotong royong dengan membersihkan parit di sekitar lokasi pembangunan jembatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan tidak terhambat oleh lumpur, tanah maupun material yang terbawa arus.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan. Hujan yang masih turun tidak menjadi alasan untuk menghentikan pekerjaan selama kondisi lapangan masih memungkinkan dan keselamatan tetap menjadi perhatian.

Personel bersama masyarakat membersihkan saluran yang mengalami penyumbatan. Material yang menghambat aliran air dikeluarkan dari parit sehingga jalur air kembali terbuka.

Pembersihan tersebut berdampak langsung terhadap kondisi air di sekitar lokasi. Setelah saluran kembali berfungsi, luapan air sungai berangsur-angsur surut hingga kondisi kembali normal.

Bagi masyarakat, kondisi lingkungan di sekitar pembangunan jembatan menjadi perhatian karena akses dan aktivitas sehari-hari sangat berkaitan dengan kondisi jalur penghubung antardesa.

Jembatan Perintis yang menghubungkan Desa Cibubukan dan Desa Serasa diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setelah pembangunannya selesai. Karena itu, kelancaran seluruh tahapan pembangunan menjadi kepentingan bersama.

Kegiatan gotong royong yang dilakukan personel Kodim 0109/Aceh Singkil, Yon TP 957/LU dan masyarakat menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap pembangunan sekaligus kondisi lingkungan.

Selain membersihkan parit, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara personel TNI dengan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Curah hujan dan perubahan debit sungai menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan agar material maupun area kerja tidak terganggu oleh genangan air.

Dengan saluran air yang kembali bersih, risiko genangan dapat ditekan. Aliran air yang lebih lancar juga membantu menjaga kondisi area sekitar jembatan tetap aman untuk mendukung tahapan pekerjaan berikutnya.

Semangat gotong royong tersebut menjadi bagian dari proses pembangunan Jembatan Perintis yang tidak hanya mengandalkan pekerjaan teknis, tetapi juga dukungan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kebersamaan TNI dan masyarakat di tengah hujan memperlihatkan bahwa berbagai tantangan di lapangan dapat dihadapi melalui kerja sama, kepedulian dan semangat gotong royong. (*Ks)

Posting Komentar untuk "Parit Dibersihkan Saat Hujan, TNI dan Warga Percepat Surutnya Luapan Sungai di Jembatan Perintis Serasah"